Seorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk dan mengamati dalam beberapa jam kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang dalam waktu. Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untukmelewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.
Saya memohon Kekuatan ..Dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya memohon Kebijakan … Dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.
Saya memohon Kemakmuran …. Dan Tuhan memberi saya Otak dan Tenaga untuk bekerja.
Saya memohon Keteguhan hati … Dan Tuhan memberi saya Bahaya untuk diatasi.
Saya memohon kebahagiaan dan cinta kasih…Dan Tuhan memberikan kesedihan kesedihan untuk dilewati.
Saya memohon Cinta …. Dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Saya memohon Kemurahan/kebaikan hati…. Dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.
Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.
**
Oleh : Rahmat Wibowo, sumber : ervakurniawan.wordpress.com
Jumat, 25 November 2011
Kamis, 17 November 2011
Pemerintah Siapkan Label "Halal" Untuk Toko Komputer
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Kementerian Hukum dan HAM akan memberikan sertifikasi barang asli kepada toko konvensional dan toko online. Hal itu untuk mencegah peredaran barang palsu yang terus marak terjadi di Indonesia.
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan dan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM, Ahmad M Ramli mengharapkan dengan sertifikasi ini, toko harus menjual produk asli, bukan bajakan.
"Targetnya, toko harus menjual produk asli dan lebih luas lagi agar pengguna makin sungkan bila membeli barang bajakan," kata Ramli dalam Seminar HaKI di Jakarta, Senin (14/11/2011).
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberikan sertifikasi pada toko-toko di pusat perbelanjaan. Belum lama ini pemerintah juga telah memberikan sertifikasi barang asli ke pusat perbelanjaan Senayan City Jakarta Selatan. Harapannya, akan semakin banyak pusat perbelanjaan yang mau disertifikasi.
Saat ini pemerintah masih mengkaji teknis pemberian sertifikasi untuk membedakan antara toko yang menjual produk asli dan produk bajakan.
"Ke depan kemungkinan ada stiker di depan toko, seperti logo "Halal" yang diberikan Majelis Ulama Indonesia pada produk consumer goods," jelasnya.
Namun, pemerintah tidak akan mengkhususkan jenis produk apa dulu yang akan disertifikasi tapi berupa merk yang sudah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan HAM sehingga dijamin keamanan dan orisinalitas produknya.
Selain itu, Ramli juga menyebut salah satu yang menjadi fokus pihaknya untuk memberantas barang palsu adalah toko online. Menurut dia, hampir 70% barang yang dijual melalui toko online adalah produk palsu.
Seperti diketahui, awal bulan ini Direktorat Penyidikan Hak atas Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM berencana melayangkan surat kepada pengelola toko dan pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta, yang berisi himbauan untuk tidak menjual produk palsu. Surat himbauan itu akan dikirimkan lembaga tersebut paling lambat akhir tahun ini.
Saat ini, lembaga penyidikan HaKI telah menerima 23 laporan mengenai pelanggaran HaKI dimana sebanyak 13 laporan telah masuk dalam pemeriksaan.
sumber : http://tekno.kompas.com/read/2011/11/14/15552927/Pemerintah.Siapkan.Label.Halal.Untuk.Toko.Komputer
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan dan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM, Ahmad M Ramli mengharapkan dengan sertifikasi ini, toko harus menjual produk asli, bukan bajakan.
"Targetnya, toko harus menjual produk asli dan lebih luas lagi agar pengguna makin sungkan bila membeli barang bajakan," kata Ramli dalam Seminar HaKI di Jakarta, Senin (14/11/2011).
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberikan sertifikasi pada toko-toko di pusat perbelanjaan. Belum lama ini pemerintah juga telah memberikan sertifikasi barang asli ke pusat perbelanjaan Senayan City Jakarta Selatan. Harapannya, akan semakin banyak pusat perbelanjaan yang mau disertifikasi.
Saat ini pemerintah masih mengkaji teknis pemberian sertifikasi untuk membedakan antara toko yang menjual produk asli dan produk bajakan.
"Ke depan kemungkinan ada stiker di depan toko, seperti logo "Halal" yang diberikan Majelis Ulama Indonesia pada produk consumer goods," jelasnya.
Namun, pemerintah tidak akan mengkhususkan jenis produk apa dulu yang akan disertifikasi tapi berupa merk yang sudah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan HAM sehingga dijamin keamanan dan orisinalitas produknya.
Selain itu, Ramli juga menyebut salah satu yang menjadi fokus pihaknya untuk memberantas barang palsu adalah toko online. Menurut dia, hampir 70% barang yang dijual melalui toko online adalah produk palsu.
Seperti diketahui, awal bulan ini Direktorat Penyidikan Hak atas Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM berencana melayangkan surat kepada pengelola toko dan pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta, yang berisi himbauan untuk tidak menjual produk palsu. Surat himbauan itu akan dikirimkan lembaga tersebut paling lambat akhir tahun ini.
Saat ini, lembaga penyidikan HaKI telah menerima 23 laporan mengenai pelanggaran HaKI dimana sebanyak 13 laporan telah masuk dalam pemeriksaan.
sumber : http://tekno.kompas.com/read/2011/11/14/15552927/Pemerintah.Siapkan.Label.Halal.Untuk.Toko.Komputer
Kamis, 27 Oktober 2011
"Internet Untuk Rakyat", Lebih Mudahnya Menjangkau Internet
Jakarta – Melihat perkembangan penggunaan internet di Indonesia yang tidak hanya monopoli dikonsumsi masyarakat golongan atas saja, Axis coba menawarkan paket internet barunya yang mereka sebut ‘Internet untuk Rakyat’, yang membidik segmen menengah ke bawah.
Istilah ‘Internet untuk Rakyat’ ini diberikan Axis atas dasar akses internet yang diberikan operator tersebut dengan harga yang terjangkau, yakni hanya Rp 2 per Kb. Axis mengklaim, akses internet unlimited dengan tarif Rp2 per kb sepanjang hari ini akan dapat memberi kepastian biaya akses internet yang dikeluarkan tidak lebih dari Rp3.500 per hari.
“Akses masyarakat ke internet seharusnya sama dengan akses ke air bersih. Mudah dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Dengan tarif baru ini, semua orang memiliki akses ke internet,” ujar Syakieb A. Sungkar, Direktur Sales Axis saat acara peluncuran layanan ‘Internet untuk Rakyat’ di Jakarta, Senin (24/10).
Menurut Syakieb,sebagian besar pemilik ponsel di Indonesia adalah bukan pengguna smartphone, dan mereka juga tidak mampu memiliki komputer pribadi, tapi mereka tetap berhak menikmati pengalaman berselancar di internet melalui ponsel mereka sebagaimana yang dirasakan para pengguna smartphone.
“Kami yakin melalui program ini kami dapat menghadirkan layanan internet bagi seluruh masyarakat Indonesia dan mengakhiri kesenjangan dalam pemanfaatan perangkat digital di Indonesia,” tuturnya.
Syakieb menambahkan, dengan fokus menggerakkan ‘Internet untuk Rakyat’, maka akan bermanfaat bagi semua pengguna internet di Indonesia, termasuk para pelajar, guru, pekerja, ibu rumah tangga, dan berbagai kalangan masyarakat lainnya.
“Mereka semua dapat merasakan manfaat dari program ini untuk memenuhi kebutuhan dalam mengakses internet, termasuk mencari informasi, mengirim dan menerima email,” terang Syakieb.
Namun sayangnya penawaran gratis akses internet unlimited setelah pemakaian Rp3.500 ini baru berlaku bagi pelanggan Axis yang berada di wilayah Jabodetabek, Jawa, Sumatera bagian Utara, Bali dan Lombok.
Sementara bagi pelanggan Axis di wilayah lainnya, baru dalam layanan data Axis dengan tarif tetap untuk akses internet,Rp2 per Kb.[hbs]
sumber : telsetnews.com
Selasa, 07 Desember 2010
Memuliakan Orang yang Lebih Tua
Alifmagz – detikRamadan
Jakarta – Pada suatu subuh, Ali bin Abu Thalib bergegas menuju masjid untuk salat berjamaah bersama Rasulullah Saw. Namun di tengah perjalanan, langkahnya terhambat oleh seorang lelaki tua berusia lanjut. Bapak tua itu berjalan lambat di depan Ali.
Suami Fatimah binti Rasulullah itu tak ingin mendesak dan memaksa untuk mendahului bapak tua itu. Ali menghormati karena ketuaannya. Dengan sabar, Ali mengikuti langkah demi langkah bapak tua itu di belakangnya. Sebenarnya, ada keresahan dalam hati Ali. Ia kawatir, tak sempat mengikuti shalat berjamaah bersama Rasulullah Saw.
Tibalah iring-iringan Ali dan bapak tua itu di depan masjid. Ternyata, bapak tua itu tak memasuki masjid. Tahulah Ali bahwa bapak itu bukanlah seorang muslim, ia seorang Nasrani yang kebetulan sedang melintas. Setelah langkahnya tak terhalang, Ali bergegas memasuki masjid. Syukurlah, Ali masih sempat mengikuti raka’at terakhir.
Seusai shalat berjama’ah, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw, “Apa yang terjadi wahai Rasulullah? Tidak seperti biasanya, engkau memperlambat ruku’ yang terakhir?”
Rasulullah Saw pun menjawab, “Ketika ruku’ dan membaca tasbih seperti biasa, aku hendak mengangkat kepalaku untuk berdiri. Tapi Jibril datang, ia membebani punggungku hingga lama sekali. Baru setelah beban itu diangkat, aku bisa mengangkat kepalaku dan berdiri.”
“Mengapa bisa begitu ya Rasulullah?” tanya sahabat yang lain.
“Aku sendiri tak mengetahuinya dan tak bisa menanyakan hal itu kepada Jibril,” jawab Rasulullah Saw.
Maka, datanglah Jibril kepada Rasulullah Saw dan menjelaskan apa yang terjadi. “Wahai Muhammad! Sesungguhnya tadi itu karena Ali tergesa-gesa mengejar shalat berjama’ah, tapi terhalang oleh seorang laki-laki Nasrani tua. Ali menghormatinya dan tak berani mendahului langkah orang tua itu. Ali memberi hak orang tua itu untuk berjalan lebih dulu. Maka, Allah memerintahkanku untuk menetapkanmu dalam keadaan ruku’ hingga Ali bisa menyusul shalat berjama’ah bersamamu.”
Kemudian Rasulullah Saw mengatakan, “Itulah derajat orang yang memuliakan orang tua, meski orang tua itu seorang Nasrani.”
Sumber: Pesan Indah dari Makkah & Madinah – Ahmad Rofi’ Usmani
***
ramadan.detik.com/read/2010/08/17/120059/1421819/985/memuliakan-orang-berusia-lanjut
ervakurniawan.wordpress.com
Selasa, 09 November 2010
Tangisan Seorang Pemimpin Yang Takut Kepada Allah
UMAR bin ABDUL AZIZ, Dia seorang hafizh, mujtahid, sangat mendalam ilmunya, zuhud,ahli ibadah dan sosok pemimpin kaum Muslimin yang sejati. Dia juga disebut Abu Hafsh,dari suku Quraisy,Bani Umayyah. Istrinya, Fathimah pernah berkata, “ Dikalangan kaum laki-laki memang ada yang shalat dan puasanya lebih banyak dari Umar. Tetapi aku tidak melihat seorangpun yang lebih banyak ketakutannya kepada Allah daripada Umar, jika masuk rumah ia langsung menuju tempat shalatnya, bersimpuh dan menangis sambil berdoa kepada Alloh hingga tertidur. Kemudian dia bangun dan berbuat seperti itu sepanjang malam.”
Takkala menyampaikan khutbah terakhirnya, Umar bin Abdul Aziz naik keatas mimbar, memuji Alloh, lalu berkata, “ Sesungguhnya ditanganmu kini tergenggam harta orang-orang yang binasa. Orang-orang yang hidup pada generasi mendatang akan meninggalkannya, seperti yang telah dilakukan oleh generasi yang terdahulu. Tidakkah kamu ketahui bahwa siang dan malam kamu sekalian mengarak jasad yang siap menghadap Allah, lalu kamu membujurkannya di dalam rekahan bumi, tanpa tikar tanpa bantal, lalu kamu menimbunnya dalam kegelapan bumi ?. Jasad itu telah meninggalkan harta dan kekasih-kekasihnya. Dia terbujur dikolong bumi, siap menghadap hisab. Dia tak mampu berbuat apa-apa menghadapi keadaan sekitarnya dan tidak lagi membutuhkan semua yang ditinggalkannnya. Demi Allah, kusampaikanhal ini kepadamu sekalian, karena aku tidak tahu apa yang terbatik didalam hati seorang seperti yang kuketahui pada diriku sendiri “
Selanjutnya Umar bin Abdul Aziz menarik ujung bajunya, menyeka air mata, lalu turun dari mimbar. Sejak itu dia tidak keluar rumah lagi kecuali setelah jasadnya sudah membeku.
Diriwayatkan dari Abdus-Salam, mantan budak Maslamah bin Abdul Malik, dia berkata: “ Umar bin Abdul Aziz pernah menangis, melihat ia menangis, istrinya dan semua anggota keluarganya pun ikut menangis, padahal mereka tidak tahu persis apa pasalnya mereka ikut-ikutan menangis”.
Setelah suasana reda, Fathimah, istrinya bertanya: “Demi ayahku sebagai jaminan, wahai Amirul Mukminin, apa yang membuat engkau menangis? “. Umar bin Abdul aziz menjawab, “ Wahai fathimah, aku ingat akan persimpangan jalan manusia takkala berada di hadapan Alloh, bagaimana sebagian diantara mereka berada di sorga dan sebagian lain berada di neraka
***
Sumber: http://www.mediamuslim.info , ervakurniawan.wordpress.com
Jumat, 05 November 2010
Merasa Satu Tubuh, Rakyat Gaza Bantu Korban Mentawai dan Merapi
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Rakyat Gaza, Palestina, kembali menunjukkan rasa ukhuwah dan solidaritasnya kepada rakyat dan bangsa Indonesia yang terus dilanda bencana, khususnya bencana tsunami di Mentawai dan letusan gunung Merapi di Yogyakarta. Rakyat Gaza menyumbang masing-masing sebesar dua ribu dolar AS untuk korban tsunami dan letusan gunung Merapi.
Ziad Said Mahmud asal Gaza, kordinator bantuan kemanusiaan internasional Palestina dan juga Direktur Al-Sarraa Foundation menjelaskan, sumbangan untuk korban bencana di Indonesia merupakan hasil keputusan musyawarah antara ulama dan rakyat Palestina, baik yang ada di Jalur Gaza maupun di Suriah. Demkian ujar Ziad dalam siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Ahad (31/10).
Lebih lanjut, Ziad menjelaskan, “Kami tahu, jumlah ini tidak seberapa dibandingkan kesusahan yang sedang dialami saudara-saudara kami di Mentawai dan Merapi. Tapi terimalah ini sebagai tanda cinta kami. Kita satu tubuh. Kalian sakit, kami ikut sakit, sebagaimana kalian merasa sakit ketika melihat kami sakit dan menderita karena dijajah Israel,”
Bantuan untuk korban Tsunami di Mentawai sebesar 2 ribu dolar disampaikan lewat Ustadz Ferry Nur, Ketua KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina), sedangkan bantuan untuk korban letusan Gunung Merapi juga sebesar 2 ribu dolar disampaikan lewat Amirul Iman, Direktur Operasional Sahabat Al-Aqsha.
''Insya Allah, bantuan dari rakyat Gaza, Palestina akan kami sampaikan kepada mereka yang berhak secara langsung dan saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepeduliannya kepada rakyat dan bangsa Indonesia,'' ujar Ustad Ferry Nur.
Beberapa kali rakyat Gaza memberikan sumbangan untuk korban bencana di Indonesia. Sebelumnya pada 2006, rakyat Gaza juga memberikan sumbangan sebesar Rp 5 juta bagi korban gempa di Yogyakarta dan Klaten, Jawa tengah.
Begitu pula saat gempa bumi tektonik berkekuatan 7,6 skala richter di Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang, Sumatra Barat. Rakt Gaza tak lupa memberikan sumbangann yang diserahkan melalui pengurus KISPA.
Red: Budi Raharjo
Rep: Rahmat Santosa Basarah
Sumber Foto : http://www.monstersandcritics.com/news/asiapacific/features/article_1596305.php/Indonesia-Volcano-Mount-Merapi-Eruption-Pictures
Curhatan anak kelas X-9
Ga kerasa udah SMA, idup berasa cepet banget, udah makan bangku sekolah selama 10 taun *hadeeeeh*
mulai males belajar, males ini lah, itu lah, sampe pramuka pun jarang berangkat
haha
Apalagi sekolah di SMANSA, tanggung jawabnya gede, nilai harus bagus terus
kadang jadi kepikiran, ternyata SMP lebih enak n santai yaa
jadi pengen balik ke masa masa SMP lagi, tapi berhubung ga ada doraemon *jiaah*
Pulang gasik, tiap hari kepengen kaya gitu terus, di sekolah jadi bosen, guru kadang ngajarnya ga jelas, bikin ngantuk, ga mudengin,
enakan tiduran sambil nonton tv dirumah deh -__- *ya iya lahh*
Se nge bosenin apapun gurunya, kalo ada temen yang asik pasti kebawa seneng, enjoy, ketawa ketawa :D
itu lah yang aku rasain di x-9, ada yang tidur pas guru ngajar, eh ada juga yang dengerin lagu pake headset (mentang mentang pake krudung)
hahaha,
Semua campur aduk jadi satu, ada yg pacaran di kelas, ngegosip di pintu (kaya lagi jagain pintu, haha), ada yg diem sendiri, duduk di meja guru, coret coret papan tulis, mainan hape, makan di kelas, ada juga yang godain cewe
haha
Mereka semua baik dan saling peduli, mau bagi cerita, bikin ati jadi tentrem, semangat berangkat sekolah, waaaah asik :)
nyamaaaan rasanyaa di X-9
:D
mulai males belajar, males ini lah, itu lah, sampe pramuka pun jarang berangkat
haha
Apalagi sekolah di SMANSA, tanggung jawabnya gede, nilai harus bagus terus
kadang jadi kepikiran, ternyata SMP lebih enak n santai yaa
jadi pengen balik ke masa masa SMP lagi, tapi berhubung ga ada doraemon *jiaah*
Pulang gasik, tiap hari kepengen kaya gitu terus, di sekolah jadi bosen, guru kadang ngajarnya ga jelas, bikin ngantuk, ga mudengin,
enakan tiduran sambil nonton tv dirumah deh -__- *ya iya lahh*
Se nge bosenin apapun gurunya, kalo ada temen yang asik pasti kebawa seneng, enjoy, ketawa ketawa :D
itu lah yang aku rasain di x-9, ada yang tidur pas guru ngajar, eh ada juga yang dengerin lagu pake headset (mentang mentang pake krudung)
hahaha,
Semua campur aduk jadi satu, ada yg pacaran di kelas, ngegosip di pintu (kaya lagi jagain pintu, haha), ada yg diem sendiri, duduk di meja guru, coret coret papan tulis, mainan hape, makan di kelas, ada juga yang godain cewe
haha
Mereka semua baik dan saling peduli, mau bagi cerita, bikin ati jadi tentrem, semangat berangkat sekolah, waaaah asik :)
nyamaaaan rasanyaa di X-9
:D
Langganan:
Komentar (Atom)



